Clindamycin Hydrochloride 300 mg 10 Kapsul (Generik – Novell)

Rp18.200

Stok habis

Deskripsi

Komposisi

Setiap kapsul mengandung Clindamycin Hydrochloride sebanyak 300 mg.

Kategori

Antibiotik

Indikasi Umum

Untuk mengobati infeksi berat yang disebabkan oleh bakteri anaerob yang sensitif, streptokokus, pneumokokus, dan stafilokokus pada kondisi-kondisi berikut : Infeksi yang berat pada saluran pernapasan (seperti: empyema, pneumonitis, anaerob, dan abses paru-paru), infeksi berat pada jaringan kulit dan jaringan lunak, septikemia, infeksi intra-abdominal (seperti: peritonitis dan abses intra-abdominal yang disebabkan oleh organisme anaerob yang menetap dalam saluran cerna normal), infeksi pada panggul dan saluran reproduksi (seperti: endometritis, abses nongonokokus tubo-ovarian, pelvic cellulites, dan infeksi vagina setelah operasi), penderita terinfeksi yang hipersensitif terhadap penisilin.

Deskripsi

Clindamycin Hydrochloride merupakan obat antibiotik yang bekerja menghambat sintesa protein dengan cara mengikat subunit ribosom 50s dan mungkin mencegah terbentuknya rantai peptida yang panjang. Efek bakteriostatik atau bakterisidal clindamycin bergantung pada konsentrasi obat jenis organisme dan lokasi infeksi. Obat ini aktif terhadap S. aureus, S. pneumoniae, S. pyogenes, S. anaerobic, S. viridans dan actinomycin isrealli. Clindamycin juga aktif terhadap bacteroides fragilis dan kuman anaerob lainnya. Clindamycin suatu antibiota turunan linkomisin yang diklorinasi dengan adanya sedikit modifikasi pada molekulnya, yaitu dengan mengganti gugus hidroksi dengan atom klor pada molekul asal sehingga meningkatkan potensi pencernaan setelah pemberian oral. Hampir seluruh dosis clindamycin yang diberikan secara oral diserap, rata-rata kadar puncak dalam plasma sebesar 2,5 dan 3,6 mcg/ml dicapai dalam 45-60 menit berturut-turut setelah pemberian 150 mg dan 300 mg.

Dosis

Dewasa : Infeksi berat : 150 – 300 mg setiap 6 jam sekali. Infeksi lebih berat : 300 – 450 mg setiap 6 jam sekali. Anak-anak : Infeksi berat : 8 – 16 mg/kg berat badan per hari, dalam 3 – 4 dosis. infeksi lebih berat : 16 – 20 mg/kg berat badan per hari, dalam 3 – 4 dosis.

Aturan Pakai

Clindamycin Hydrochloride lebih baik dikonsumsi segera sesudah makan. Usahakan untuk mengkonsumsi Clindamycin pada jam yang sama setiap harinya agar obat dapat bekerja dengan maksimal.

Cara Penyimpanan

Simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya matarhari dan jauhkan dari tempat yang lembab.

Kemasan

1 Strip @ 10 Kapsul

Efek Samping

Gangguan saluran cerna seperti sakit pada perut, esofagus, muntah, mual dan diare. Reaksi hipersensitif seperti makupapular rash, urtikaria, ruam kulit berbentuk morbiliform ringan sampai sedang, erytema multiforme, sindrom Stevens Johnson. Pada hati seperti penyakit kuning, abnormalitas pemeriksaan fungsi hati. Pada ginjal, klindamisin tidak berakibat langsung taerhadap kerusakan ginjal. Hematopoitic seperti neutropenia (leukopania) dan eosinofilia sementara. Muskuloskeletal seperti poliartritis.

Interaksi Obat

Clindamycin Hydrochloride dapat terjadi interaksi bila digunakan bersamaan dengan :

  • Vaksin yang mengandung kuman hidup, seperti vaksin tifoid, kolera, dan BCG : dapat terjadi penurunan efektivitas vaksin.
  • Rifampisin : dapat terjadi penurunan efektivitas clindamycin.
  • Erithromycin : dapat terjadi penurunan efektivitas clindamycin.
  • Atracurium, ciclosporin, dan vecuronium : dapat terjadi peningkatan efek samping atracurium, ciclosporin, dan vecuronium.
  • Pil KB : dapat terjadi penurunan efektivitas pil KB, terutama yang mengandung estradiol.
  • Ketoconazole : dapat terjadi penurunan efek samping clindamycin.

Kontra Indikasi

Tidak boleh digunakan oleh penderita dengan kondisi di bawah ini :
  • Hipersensitivitas terhadap obat anibiotik clindamycin atau linkomisin
  • Pasien dengan gangguan hepar
  • Pasien dengan penyakit gastrointestinal
  • Pasien dengan gangguan ginjal.

Perhatian

Penggunaan obat ini harus dengan resep dokter.
Hati-hati penggunaan pada riwayat penderita gastrointestinal teutama kolitis, gangguan hati dan ginjal. Sebagian kecil penderita usia lanjut diamati dengan teliti pada perubahan buang air besarnya. Keamanan pada wanita hamil belum diketahui dengan pasti. Clindamycin kurang efektif dalam mengatasi meningitis. Untuk menghindari kemungkinan timbulnya iritasi esofagus, maka obat harus ditelan dengan segelas air penuh. Pada infeksi streptokokus beta-hemolitikus, harus dilanjutkan paling sedikit 10 hari. Apabila terjadi diare yang serius, maka pemakaian clindamycin harus dihentikan.
Kategori Kehamilan : B
Studi terhadap sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko pada janin tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil, atau studi terhadap sistem reproduksi binatang  percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak terjadi pada studi terkontol terhadap wanita hamil trisemester 1 (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trisemester selanjutnya).

Segmentasi

K Merah

Manufaktur

Novell

Informasi Tambahan

Berat0.01 kg
Dimensi10 × 5 × 1 cm