Furosemide 40 mg 10 Tablet (Generik – Sampharindo Perdana)

Rp4.030

BELI DI TOKOPEDIA

BELI DI SHOPEE

Komposisi

Setiap tablet mengandung Furosemide sebanyak 40 mg.

Kategori

Jantung

Indikasi Umum

Furosemide digunakan untuk mengatasi edema akibat gangguan jantung, hati,dan ginjal, serta hipertensi. Terapi tambahan pada udem pulmonari akut dan udem otak yang diharapkan mendapat onset diuresis yang kuat dan cepat.

Deskripsi

Furosemide Tablet adalah obat golongan loop diuretik atau diuretik kuat. Diuretik merupakan kelompok obat yang akan meningkatkan jumlah urin yang keluar dari ginjal. Obat ini bekerja pada glomerulus ginjal dengan menghambat penyerapan kembali zat natrium oleh sel tubulus ginjal, sehingga terjadi peningkatan pengeluaran air, natrium, klorida, dan kalium tanpa mempengaruhi tekanan darah normal. Golongan obat diuretik kuat ini biasanya digunakan dalam terapi pada pasien yang mengalami gagal jantung. Dalam kondisi tersebut, terjadi penumpukan cairan yang disebabkan karena jantung yang tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik. Selain itu, Furosemide juga digunakan untuk mengayasi pembengkakan atau edema yang disebabkan oleh kondisi penyakit hati dan penyakit ginjal.

Dosis

Edema
Anak : 1-3 mg /kg BB sehari, maksimal 40 mg sehari.
Dewasa :
Dosis Awal : 40 mg per hari, dosis dpat diturunkan menjadi 20 mg perhari. Dalam beberapa kasus, mungkin diperlukan 80 mg atau lebih per hari dalam dosis terbagi.
Lansia :
Dosis awal: 20 mg per hari, dan dapat ditingkatkan jika diperlukan.
Hipertensi
Dewasa : 40-80 mg per hari sebagai terapi tunggal atau dikombinasikan dengan antihipertensi lain.

Aturan Pakai

Furosemide Tablet dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Dapat diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada gastrointestinal.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25 ℃ (68-77 ℉), terlindung dari cahaya. Hindari dari jangkauan anak-anak.

Kemasan

1 Strip @ 10 Tablet

Efek Samping

Sangat umum : gangguan elektrolit, dehidrasi, hipovolemia, hipotensi, peningkatan kreatinin darah.
Umum : hemokonsentrasi, hiponatremia, hipokloremia, hipokalemia, peningkatan kolesterol darah, peningkatan asam urat darah, gout, enselopati hepatik pada pasien dengan penurunan fungsi hati, peningkatan volume urin.
Tidak umum : trombositopenia, reaksi alergi pada kulit dan membran mukus, penurunan toleransi glukosa dan hiperglikemia, gangguan pendengaran, mual, pruritus, urtikaria, ruam, dermatitis bulosa, eritema multiformis, pemfigoid, dermatitis eksfoliatif, purpura, fotosensitivitas.

Interaksi Obat

Furosemide tablet dapat menyebabkan interaksi obat bila digunakan bersamaan dengan :

  • Glukokortikoid, karbenoksolon, atau laksatif : meningkatkan deplesi kalium dengan risiko hipokalemia.
  • Antiinflamasi non-steroid (AINS), probenesid, metotreksat, fenitoin, sukralfat: mengurangi efek dari furosemid.
  • Glikosida jantung: meningkatkan sensitivitas miokardium. Obat yang dapat memperpanjang interval QT : meningkatkan risiko aritmia ventrikular.
  • Salisilat : meningkatkan risiko toksisitas salisilat.
  • Antibiotik aminoglikosida, sefalosporin, dan polimiksin : meningkatkan efek nefrotoksik dan ototoksik.
  • Sisplastin : memungkinkan adanya risiko kerusakan pendengaran.
  • Litium : meningkatkan efek litium pada jantung dan neurotoksik karena furosemid mengurangi eksresi litium.
  • Antihipertensi : berpotensi menurunkan tekanan darah secara drastis dan penurunan fungsi ginjal.
  • Probenesid, metotreksat : menurunkan eliminasi probenesid dan metotreksat.
  • Teofilin : meningkatkan efek teofilin atau agen relaksan otot.
  • Antidiabetik dan antihipertensi simpatomimetik : menurunkan efek obat antidiabetes dan antihipertensi simpatomimetik.
  • Risperidon: hati-hati penggunaan bersamaan.
  • Siklosporin: meningkatkan risiko gout.
  • Media kontras: risiko pemburukan kerusakan ginjal.
  • Kloralhidrat: mungkin timbul panas, berkeringat, gelisah, mual, peningkatan tekanan darah dan takikardia.

Kontra Indikasi

Obat ini tidak boleh diberikan kepada pasien dengan kondisi: Hipersensitif terhadap Furosemide dan Sulfonamide. Anuria atau gagal ginjal. Memiliki penyakit Addison. Mengalami Hipovolema atau dehidrasi. Keadaan prekomatosa yang berhubungan dengan sirosis hati.

Perhatian

Penggunaan obat ini harus dengan resep dan pengawasan dokter.
Hati-hati penggunaan obat ini pada pasien dengan kondisi: Pasien dengan pradiabetes atau diabetes mellitus. Sirosis hati. Gout. Gangguan berkemih. Berisiko mengalami penurunan tekanan darah yang parah. Gangguan ginjal dan hati. Lansia, anak, wanita hamil dan/atau menyusui.
Kategori Kehamilan : C
Studi terhadap binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil, atau studi terkontrol pada wanita hamil dan binatang percobaan. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya.

Segmentasi

K Merah

Manufaktur

Sampharindo Perdana