Simvastatin 20 mg 10 Tablet (Generik-Kimia Farma)

Rp6.500

BELI DI TOKOPEDIA

BELI DI SHOPEE

Komposisi

Setiap tablet mengandung Simvastatin sebanyak 20 mg.

Kategori

Kolesterol

Indikasi Umum

  • Terapi tambahan pada diet untuk menurunkan kolesterol pada hiperkolesterolemia primer atau dislipidemia campuran, dan pada pasien yang mengalami peningkatan resiko atherosklerosis vaskuler.
  • Hiperkolesterolemia primer (hiperlipidemia tipe Ila) pada pasien yang tidak cukup memberikan respons terhadap diet dan tindakan-tindakan lain yang sesuai.
  • Untuk mengurangi insiden kejadian koroner klinis dan memperlambat progresi aterosklerosis koroner pada pasien dengan penyakit jantung koroner dan kadar kolesterol 5,5 mmol/l atau lebih.

Deskripsi

Simvastatin merupakan obat kolesterol golongan statin yang bekerja menghambat secara kompetitif koenzim 3-hidroksi-3-metilglutaril (HMG CoA) reduktase, yakni enzim yang berperan pada sintesis kolesterol, terutama dalam hati. Obat-obat ini lebih efektif dibandingkan obat-obat hipolipidemia lainnya dalam menurunkan kolesterol-LDL tetapi kurang efektif dibanding fibrat dalam menurunkan trigliserida.
Simvastatin dapat mengurangi serangan penyakit kardiovaskular dan angka kematian pada orang dewasa, berapapun kadar kolesterol awal. Simvastatin harus dipertimbangkan untuk semua pasien, termasuk untuk orang tua, dengan gejala penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner (termasuk riwayat angina atau infark miokard akut), penyakit arteri oklusif (termasuk penyakit vaskuler perifer, stroke tanpa perdarahan, atau serangan iskemik transien).
Simvastatin juga digunakan untuk pencegahan serangan penyakit kardiovaskular pada individu dengan peningkatan risiko tanpa gejala. Individu dengan risiko penyakit kardiovaskular pada 10 tahun mendatang sebesar 20% atau lebih, akan mendapat manfaat dari pengobatan statin berapapun kadar kolesterolnya, penggunaan Simvastatin harus dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup dan terapi lain untuk mengurangi risiko kardiovaskuler. Pengobatan dengan statin juga harus dipertimbangkan jika rasio kadar kolesterol total terhadap kolesterol HDL lebih dari 6, serta menurunkan kadar kolesterol total dan LDL pada penderita hiperkolesterolemia primer (Tipe IIa dan IIb).

Dosis

Dosis awal: Sehari 1 kali 5-10 mg pada malam hari.
Dosis awal untuk pasien dengan hiperkolesterolemia ringan sampai sedang: Sehari 1 kali 5 mg.
Penyesuaian dosis dilakukan dengan interval tidak kurang dari 4 minggu sampai maksimum 40 mg/ hari sebagai dosis tunggal.
Pencegahan serangan jantung : Sehari 1 kali 5-40 mg dimalam hari.

Aturan Pakai

Simvastatin lebih baik dikonsumsi sebelum atau sesudah makan pada malam hari.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25 ℃ (68-77 ℉), terlindung dari cahaya. Hindari dari jangkauan anak-anak.

Kemasan

1 Strip @ 10 Tablet

Efek Samping

  • Sakit kepala, perubahan fungsi ginjal dan efek saluran cerna (nyeri lambung, mual dan muntah), perubahan uji fungsi hati, parestesia, dan efek saluran cerna yang meliputi nyeri abdomen, flatulens, konstipasi, diare dan mual muntah.
  • Ruam kulit dan reaksi hipersitivitas (jarang)
  • Kelemahan otot yang bersifat sementara
  • Efek pada otot. bila diduga miopati dan terjadi peningkatan kadar kreatin kinase >5 kali batas atas nilai normal, atau terjadi gejala gangguan otot yang parah, maka penggunaan simvastatin harus dihentikan.

Interaksi Obat

  • Meningkatkan efek samping miopati, jika diberikan bersamaan dengan fibrat, atau asam nikotinat pada dosis hipolipidemiknya atau imunosupressan seperti cyclosporine.
  • Meningkatkan efek samping rhabdomiolisis jika digunakan bersamaan dengan amlodipine.

Kontra Indikasi

Simvastatin Tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit di bawah ini :
  • Pasien dengan penyakit hati yang aktif,
  • Kehamilan dan menyusui (Karena itu diperlukan kontrasepsi yang memadai selama pengobatan dan selama 1 bulan setelahnya),
  • Hipersensitif terhadap simvastatin atau komponen obat,
  • Pecandu alkohol.

Perhatian

Penggunaan obat ini harus dengan resep dokter.

Simvastatin harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan riwayat penyakit hati atau premium alkohol (hindari penggunaan pada penyakit hati yang aktif).

Hipotiroidisme harus diatasi secara memadai sebelum memulai pengobatan dengan Simvastatin.

Fungsi hati harus diukur sebelum dan selang 1-3 bulan sejak dimulainya pengobatan dan setelah pengobatan dengan selang 6 bulan sampai 1 tahun kecuali jika diindikasikan segera karena adanya gejala hepatotoksisitas.

Obat harus dihentikan bila kadar transaminase serum meningkat hingga, dan bertahan pada 3 kali batas nilai normal.

Simvastatin harus digunakan hati-hati pada pasien dengan faktor resiko miopati atau rhabdomiolisis. pasien harus dinasehati untuk melaporkan nyeri otot yang tidak dapat diketahui penyebabnya.

Keamanan dan efektifitas penggunaan Simvastatin pada anak-anak dan remaja belum diketahui, karena itu pemberian Simvastatin tidak dianjurkan.

Kategori Kehamilan : X
Studi terhadap binatang bercobaan atau manusia telah memperlihatkan adanya abnormalitas terhadap janin atau adanya resiko terhadap janin berdasarkan pengalaman manusia ataupun manusia dan binatang percobaan, dan resiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas-jelas melebihi manfaat yang diperoleh. obat dalam kategori ini dikontraindikasikan pada wanita yang sedang atau memiliki kemungkinan untuk hamil.

Segmentasi

K Merah

Manufaktur

Kimia Farma